Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru... Oleh widodo: bagaimana proses penerimaan PPDB tahun ini ?
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh Kira:
Awesome... ![]()
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh charissa 7destination: blog gue banyak....
1. charissanabilla.blogspot.com
2. charissaj-popers.blogspot.com
3. charissaotaku.blogspot.com
4. charissacomate.blogspot.com
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid... Oleh tak di kenal: semoga pembangunan berhasil. ![]()
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid... Oleh monza:
Semoga masjidnya cepat jadi dan semoga para donatur dilipatkan pahalanya... Amin
Majalah Dinding
Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan
23 Jul 2011 oleh Tim Berita | dilihat: 128 kali | 0 komentarBingung mencari bahan pengawet makanan yang alami? Aceh Development Fund (ADF) bersama mitranya akan membangun pabrik asap cair di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, melalui program Teknologi Ramah Lingkungan untuk Industri Proses Perikanan (Terapan).
Asap cair adalah cairan yang dihasilkan dari pembakaran tanpa oksigen (pirolisis) yang diembunkan. Sedangkan, pirolisis adalah reaksi pembentukan secara fisika dengan kaedah pembakaran tidak sempurna.
Umi Fathanah, Koordinator Industri Asap Cair mengatakan, pabrik asap cair itu membutuhkan bahan baku tempurung kelapa sebanyak 1.200 kilogram dan sekitar 1 sampai 1,5 meter kayu kubik perhari untuk bahan bakar. “Dari hasil pembakaran, nanti akan diperoleh produk 400 liter asap cair, 120 liter tar dan 400 kilogram arang dalam sehari,” kata Umi, Jumat (22/7/2011).
Asap cair yang diproduksi dari pabrik itu ada tiga jenis yaitu grade 1, grade 2, dan grade 3. Asap cair grade 1 digunakan untuk pengawet makanan siap saji seperti mie, baso, tahu dan lain-lain. Asap cair grade 2 dapat dipakai sebagai bahan pengawet ikan basah. Sedangkan, asap cair grade 3 bisa dipakai untuk penggumpal lateks.
“Kita berharap masyarakat memakai asap cair, terutama untuk mengawetkan ikan basah dan berbagai jenis makanan siap saji lain karena asap cair berasal dari bahan yang alami dan aman bagi kesehatan,” katanya.
Selama ini, sebagian masyarakat menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan basah dan makanan siap saji padahal sangat berbahaya bagi kesehatan.
Selain itu, produk arang yang dihasilkan dari pembakaran dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan arang aktif, pedagang sate atau warga yang memanfaatkan arang dalam kesehariannya.
Sedangkan, tar bisa dipakai untuk kayu meubel sebagai bahan antirayap. “Jadi, semua yang dihasilkan dari industri asap cair itu bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis,” kata Umi.
Sementara itu, Program Manajer Terapan, Faisal Hadi, mengatakan, total dana yang dianggarkan untuk pembangunan pabrik itu senilai Rp2,3 milyar, termasuk untuk peralatan mesin produksi asap cair dan program pelatihan. Dana untuk membangun semua kegiatan tersebut bersumber dari hibah Multi Donor Fund (MDF) melalui proyek Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Ekonomi (EDFF).
Pabrik itu nanti menjadi milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), dengan pengelola direkrut sesuai spesifikasi dan kualifikasi di bagian posisi pekerjaan yang dijalankan. “Pengelolaannya juga dimungkinkan bekerja sama dengan pihak swasta secara profesional,” kata Faisal.
Sumber: Kompas.com
Berita Lainnya
Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di DKI Jakarta (SMP Negeri 41 Jakarta) Th. Pelajaran 2012 - 2013 -- 11 Apr 2012 | dilihat: 459 kali | 1 komentar
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid Al-Hikmah Periode Maret 2012 -- 11 Apr 2012 | dilihat: 70 kali | 0 komentar
Galeri Proses Pembangunan Masjid SMP Negeri 41 Jakarta -- 21 Mar 2012 | dilihat: 76 kali | 0 komentar
Sertifikasi Guru, Haruskah? -- 06 Mar 2012 | dilihat: 96 kali | 0 komentar
Tepatkah Pilihan Studi ke Luar Negeri? -- 06 Mar 2012 | dilihat: 85 kali | 0 komentar
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid Al-Hikmah SMPN 41 Periode Januari 2012 -- 11 Feb 2012 | dilihat: 290 kali | 2 komentar
Budaya Menanam Masuk Kurikulum Sekolah -- 08 Feb 2012 | dilihat: 120 kali | 0 komentar
Tak Ada Cerita Sekolah Bagus Itu Murah -- 08 Feb 2012 | dilihat: 198 kali | 0 komentar
2013 Tak Ada Lagi Sekolah Rusak -- 30 Jan 2012 | dilihat: 137 kali | 0 komentar
Kemdikbud Segera Petakan Anggaran Pendidikan Provinsi -- 30 Jan 2012 | dilihat: 123 kali | 0 komentar
Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ) Selanjutnya
Majalah Dinding
Usus Buntu Menyelamatkan Hidup Manusia -- 06 Mar 2012 | dilihat: 73 kali | 0 komentar
4 Aktivitas Bikin Otak Tetap Tokcer -- 06 Mar 2012 | dilihat: 73 kali | 0 komentar
Lapisan Es Tertua di Laut Artik Menghilang Cepat -- 06 Mar 2012 | dilihat: 67 kali | 0 komentar
Gen Khusus Perlambat Penuaan Lalat -- 08 Feb 2012 | dilihat: 94 kali | 0 komentar
Di Antara 4 Gaya Ini, Mana Gaya Belajar Anda? -- 30 Jan 2012 | dilihat: 102 kali | 0 komentar
Sulit Belajar? Ini Solusinya! -- 30 Jan 2012 | dilihat: 105 kali | 0 komentar
Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan -- 23 Jul 2011 | dilihat: 129 kali | 0 komentar
Inilah Ekskul Paling Unik di Amerika Serikat -- 23 Jul 2011 | dilihat: 107 kali | 0 komentar
6 Pelajar Indonesia Pamer Riset di AS -- 12 May 2011 | dilihat: 115 kali | 0 komentar
230 Juta Hektar Area Hutan Terancam Hilang Pada 2050 -- 28 Apr 2011 | dilihat: 115 kali | 0 komentar
Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 6 ) Selanjutnya






