Browser Anda tidak mendukung Javascript, pastikan enable javascript browser Anda.
Gapai Visi
hadapi
Era Globalisasi

Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru... Oleh widodo: bagaimana proses penerimaan PPDB tahun ini ?

Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh Kira:

quote (charissa 7destination):

blog gue banyak.... 1. charissanabilla.blogspot.com 2. charissaj-popers.blogspot.com 3. charissaotaku.blogspot.com 4. charissacomate.blogspot.com


Awesome... wink


Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh charissa 7destination: blog gue banyak....
1. charissanabilla.blogspot.com
2. charissaj-popers.blogspot.com
3. charissaotaku.blogspot.com
4. charissacomate.blogspot.com


Laporan Keuangan Pembangunan Masjid... Oleh tak di kenal: semoga pembangunan berhasil. up

Laporan Keuangan Pembangunan Masjid... Oleh monza: up Semoga masjidnya cepat jadi dan semoga para donatur dilipatkan pahalanya... Amin


<<     Mei 2012     >>
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
  
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
  



Berita


Pendidikan Tanpa Konsep, Tanpa Panutan

14 Jan 2011 oleh Tim Berita | dilihat: 114 kali | 0 komentar

JAKARTA - Arah pendidikan harus direvisi dan diperjelas karena pendidikan saat ini lebih menekankan pada aspek akademis. Sementara sisi lain yang lebih penting, seperti pembentukan karakter, kreativitas, seni, dan olahraga, justru kurang mendapat tempat.

”Pendidikan yang menekan aspek akademis terlihat pada pola pengajaran yang mengutamakan hafalan,” kata Ratna Megawati, praktisi pendidikan holistik berbasis karakter, dalam diskusi terbatas yang diselenggarakan Kompas bersama Yayasan Jati Diri Bangsa, Rabu (12/1/2011) di Jakarta.

Tampil dalam diskusi tersebut dosen Psikologi Universitas Atma Jaya Nani Nurachman, dosen Institut Teknologi Bandung Gede Raka, dosen Psikologi Universitas Indonesia Bagus Takwin dan Hanna Djumhana, serta praktisi pendidikan Agi Rachmat. Pendidikan yang bersifat akademis, lanjut Ratna, di sejumlah negara maju mulai ditinggalkan karena banyak sisi negatifnya.

Sisi negatif itu antara lain murid lebih bersikap pasif, hanya mendengarkan, serta komunikasi bersifat satu arah sehingga kreativitas dan potensi siswa tidak berkembang.

”Pendidikan semacam ini bisa mematikan potensi, kreativitas, dan karakter siswa,” kata Ratna.

Ketika pemerintah ingin mengembangkan pendidikan karakter, kata Ratna, konsepnya pun belum jelas. Masih ada kesalahan penafsiran antara pendidikan moral dan karakter.

”Pendidik moral itu mudah, sedangkan pendidikan karakter bersifat jangka panjang karena harus tertanam dalam perilaku sehari-hari,” kata moderator Hanna Djumhana.

Pendidikan karakter kini semakin berat karena tidak adanya tokoh panutan atau teladan di sekitar masyarakat.

”Ketidakjujuran sepertinya sudah mengakar di masyarakat, mulai dari pimpinan hingga ke lapisan bawah. Saya sedang melakukan penelitian, mengapa ketidakjujuran dan kebohongan berada di mana-mana? Apa akar masalahnya?” kata Bagus.

Agi menggarisbawahi arah pendidikan yang semakin liberal dan bangga pada budaya bangsa asing. Padahal, negara-negara lain bisa maju karena bisa menggali kekayaan lokalnya, memanfaatkan potensi dirinya.

”Kita malah bangga dengan budaya bangsa lain dan meninggalkan keluhuran bangsa sendiri,” ujarnya.


Sumber: Kompas.com




Nama:
E-mail: (will not shown)
Smile: smile wink confused embarrassed tongue omg laughing sad angry cry ugly shade innocent devil email phone cake up 


Masukkan/Tulis angka/huruf berikut :
Security Image   


Berita Lainnya

Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di DKI Jakarta (SMP Negeri 41 Jakarta) Th. Pelajaran 2012 - 2013 -- 11 Apr 2012 | dilihat: 439 kali | 1 komentar
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid Al-Hikmah Periode Maret 2012 -- 11 Apr 2012 | dilihat: 69 kali | 0 komentar
Galeri Proses Pembangunan Masjid SMP Negeri 41 Jakarta -- 21 Mar 2012 | dilihat: 75 kali | 0 komentar
Sertifikasi Guru, Haruskah? -- 06 Mar 2012 | dilihat: 95 kali | 0 komentar
Tepatkah Pilihan Studi ke Luar Negeri? -- 06 Mar 2012 | dilihat: 85 kali | 0 komentar
Laporan Keuangan Pembangunan Masjid Al-Hikmah SMPN 41 Periode Januari 2012 -- 11 Feb 2012 | dilihat: 287 kali | 2 komentar
Budaya Menanam Masuk Kurikulum Sekolah -- 08 Feb 2012 | dilihat: 119 kali | 0 komentar
Tak Ada Cerita Sekolah Bagus Itu Murah -- 08 Feb 2012 | dilihat: 197 kali | 0 komentar
2013 Tak Ada Lagi Sekolah Rusak -- 30 Jan 2012 | dilihat: 136 kali | 0 komentar
Kemdikbud Segera Petakan Anggaran Pendidikan Provinsi -- 30 Jan 2012 | dilihat: 122 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ) Selanjutnya

Majalah Dinding

Usus Buntu Menyelamatkan Hidup Manusia -- 06 Mar 2012 | dilihat: 71 kali | 0 komentar
4 Aktivitas Bikin Otak Tetap Tokcer -- 06 Mar 2012 | dilihat: 71 kali | 0 komentar
Lapisan Es Tertua di Laut Artik Menghilang Cepat -- 06 Mar 2012 | dilihat: 67 kali | 0 komentar
Gen Khusus Perlambat Penuaan Lalat -- 08 Feb 2012 | dilihat: 94 kali | 0 komentar
Di Antara 4 Gaya Ini, Mana Gaya Belajar Anda? -- 30 Jan 2012 | dilihat: 101 kali | 0 komentar
Sulit Belajar? Ini Solusinya! -- 30 Jan 2012 | dilihat: 103 kali | 0 komentar
Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan -- 23 Jul 2011 | dilihat: 125 kali | 0 komentar
Inilah Ekskul Paling Unik di Amerika Serikat -- 23 Jul 2011 | dilihat: 104 kali | 0 komentar
6 Pelajar Indonesia Pamer Riset di AS -- 12 May 2011 | dilihat: 112 kali | 0 komentar
230 Juta Hektar Area Hutan Terancam Hilang Pada 2050 -- 28 Apr 2011 | dilihat: 113 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 6 ) Selanjutnya