Salam2xan di Mading Online Oleh devant: d:saya adalah devant
u:mr.overacting
du:coba gw bisa bilang kalau....gw geli ama luu...pede abiss...dukung mr.overacting..
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh Dennis:
alamat websitenya apaan?
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh Dennis:
bo'ong
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh praditya firmansyah:
alah gaya aja loe MeNtAng-MentaNG nIlaI lu tinnhgI
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh praditya firmansyah:
saya juga punya
![]()
Majalah Dinding
Primata yang dianggap punah, ditemukan
28 Jul 2010 oleh Tim Berita | dilihat: 27 kali | 0 komentar
Setelah dianggap punah selama 60 tahun karena habitatnya dibabat menjadi perkebunan teh, sejenis primata unik ditemukan kembali dan berhasil difoto. Sebelumnya primata jenis Loris Horton Plains (Loris tardigradus nycticeboides) ini sempat dilaporkan terlihat pada tahun 2002, namun tidak ada bukti foto yang menyertainya.
Penelitian selama lebih dari 1000 malam dilakukan di 120 wilayah berhutan di Sri Lanka oleh para ahli biologi bekerjasama dengan Zoological Society of London (ZSL). Pencarian ini akhirnya menemukan loris di enam wilayah, dan para peneliti menangkap tiga spesimen hidup untuk diteliti
Alasan utama yang membuat hewan ini menghilang adalah lenyapnya habitat mereka. “Banyak lahan yang dibuka dan hutan-hutan yang tadinya menutupi barat daya Sri Lanka telah diubah jadi kebun teh,” kata Dr Craig Turner dari ZSL.
Diperkirakan saat ini jumlah loris tinggal 100 ekor sehingga menjadikannya salah satu dari lima hewan paling terancam populasinya. Namun karena sedikit saja yang diketahui mengenai loris, maka jumlahnya bisa jadi di bawah 60 ekor, yang artinya akan membuatnya sebagai jenis yang paling langka.
Loris pertama kali ditemukan secara ilmiah tahun 1937. Namun kemudian dianggap punah karena tidak ada lagi laporan mengenainya. Hewan yang bergerak lambat ini panjangnya sekitar 20 cm dan berat sekitar 310 gram. Dibandingkan dengan loris dataran rendah, loris Horton Plains memiliki kaki lebih pendek dan bulu lebih panjang.
London, kompas.com
Berita Lainnya
Booming IT Harus Dimanfaatkan Sektor Pendidikan -- 28 Jul 2010 | dilihat: 55 kali | 0 komentar
BPPT Desain Kompor Gas yang Lebih Aman -- 28 Jul 2010 | dilihat: 37 kali | 0 komentar
Anomali Cuaca, Hujan sampai November -- 28 Jul 2010 | dilihat: 28 kali | 0 komentar
LIPI Gelar Ekspose Keanekaragaman Hayati -- 28 Jul 2010 | dilihat: 31 kali | 0 komentar
Satu Orang Tanam 60 Pohon -- 28 Jul 2010 | dilihat: 28 kali | 0 komentar
Informasi Program Akselerasi dan Bilingual SMP Negeri 41 Jakarta 2010 - 2011 -- 19 Jun 2010 | dilihat: 502 kali | 1 komentar
INFORMASI PPDB-REAL TIME ONLINE SMP NEGERI DKI JAKARTA TH. 2010 -- 09 Jun 2010 | dilihat: 593 kali | 17 komentar
PENGUMUMAN KELULUSAN PESERTA UJIAN NASIONAL/UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2009-2010 -- 07 May 2010 | dilihat: 306 kali | 15 komentar
UN Masih Diwarnai Kesalahan -- 30 Mar 2010 | dilihat: 145 kali | 2 komentar
Indonesia - Jepang Bekerjasama Reduksi Bahaya Gempa -- 24 Mar 2010 | dilihat: 59 kali | 0 komentar
Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 ) Selanjutnya
Majalah Dinding
Penyakit Hati Sombong, Iri, dan Dengki dan Cara Mengobatinya -- 03 Sep 2010 | dilihat: 5 kali | 0 komentar
Istana Tertua di Dunia Diubah Turki Jadi Museum -- 03 Sep 2010 | dilihat: 6 kali | 0 komentar
Suara Bintang Berbunyi Seperti Bel -- 03 Sep 2010 | dilihat: 7 kali | 0 komentar
Penentuan Waktu Mesir Kuno -- 28 Jul 2010 | dilihat: 46 kali | 0 komentar
Murid SMP Menemukan Goa di Planet Mars -- 28 Jul 2010 | dilihat: 33 kali | 0 komentar
Primata yang dianggap punah, ditemukan -- 28 Jul 2010 | dilihat: 28 kali | 0 komentar
Investasi Untuk Bumi, Saatnya Adopsi Pohon -- 24 Mar 2010 | dilihat: 35 kali | 0 komentar
Robot Jurnalis Bisa Mengambil Gambar Hingga mem-Publish Informasi -- 24 Mar 2010 | dilihat: 28 kali | 0 komentar
Siswa Pingsan, Takut Tidak Lulus UN -- 21 Mar 2010 | dilihat: 79 kali | 0 komentar
Lapisan Kutub Selatan bagian Barat Tidak Stabil -- 27 Jan 2010 | dilihat: 30 kali | 0 komentar
Sebelumnya ( 1 2 3 ) Selanjutnya






