Browser Anda tidak mendukung Javascript, pastikan enable javascript browser Anda.
Profesional
Dalam
Pengelolaan
Dan
Manajemen

INFORMASI PPDB-REAL TIME ONLINE SMP... Oleh yuyun: hallo...temen2,, sy anak 41 angkatan 2000, sy mau ksh info bahwa beberapa alumni 41 sdh ada yang sukses di dunia bisnis MLM.. yg rata2 punya penghasilan 5 - 30 juta per bulan, kl ada yang mau ikutan, ada cara yang sangat mudah melalui online & tinggalkan cara lama menjalankan bisnis MLM!!! klik URL:fams-online.com/?ref=yuyun

INFO PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU... Oleh susah bgt yaa masuk jakartaaaa males jadiii yaaaa: cry

Tahun 2100 Bumi akan Sangat Panas Oleh caroline: ya, semoga orang-orang nanggepin dengan serius..cuma napa ya kok masalah sepenting gini nyaris ga kedengaran suaranya sad

Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh dela angela: jadilah anak yang berguna untuk nusa dan bangsa..
jangan memalukan nama sekolah smp 41 yang kita cintai ini..
innocent
smile
wink
up


Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta Oleh dela angela: kita harus pintar bermain facebook untuk hal yang tidak negatif innocent


<<     Maret 2010     >>
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
   



Berita


ATM, ditemukan Simjian

27 Jan 2010 oleh Tim Berita | dilihat: 65 kali | 2 komentar

Ya, di satu sisi, sulit membayangkan hidup tanpa mesin anjungan tunai mandiri (automated teller machine/ATM). Seperti dikenang kembali oleh kontributor eHow.com, Tom O’Connell, dulu—sebelum ATM digunakan luas—nasabah bank harus antre untuk menarik uang belanja. Ada permen yang bisa diambil setelah transaksi usai, ya, hitung-hitung sekadar kompensasi kecil setelah lama menunggu.

Kini, mesin ATM telah membuat nasabah bisa melakukan transaksi perbankan—menarik tunai, mengirim dana—dengan praktis dari berbagai penjuru dunia. Namun, seiring dengan kemudahan yang diperoleh, ATM juga dihadapkan pada tantangan baru. Ini, misalnya saja, bisa dianalogikan dengan pemanfaatan komputer. Di balik kemudahan yang diberikan, penggunaan komputer juga dari waktu ke waktu dihadapkan pada ancaman virus.

Sekilas riwayat

Sebagaimana pada penemuan teknologi lain, penemuan ATM juga didasarkan pada karya sejumlah penemu. Di sini kita harus menyebut sedikitnya tiga nama, yakni Luther Simjian, John Shepherd-Barron, dan Don Wetzel.

Seperti ditulis Mary Bellis di About.com, pada tahun 1939 Simjian mematenkan satu prototipe awal ATM yang kemudian terbukti kurang sukses. Ada juga yang berpendapat, orang Skotlandia bernama James Goodfellow adalah pemegang paten paling awal (1966) ATM modern dan John D White (dari Docutel) di Amerika Serikat juga sering disebut sebagai penemu desain ATM tegak mandiri (free standing) pertama. Tahun 1967, John Shepherd-Barron menemukan dan memasang sebuah ATM di satu Bank Barclays di London. Setahun kemudian (1968), Don Wetzel menemukan ATM buatan Amerika.

ATM baru menjadi bagian penting perbankan mulai dekade 1980-an.

Mesin ”lubang di tembok”

Dari kilasan riwayat di atas, orang mengakui Simjian adalah sosok yang mendapat ide untuk menciptakan apa yang disebut sebagai ”mesin lubang di tembok” yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi finansial.

Pada tahun 1939, Simjian mengajukan 20 paten terkait dengan penemuan ATM dan melakukan uji coba lapangan terhadap mesin temuannya di bank yang kini dikenal sebagai Citicorp. Hanya saja, setelah enam bulan, bank tempat uji coba melaporkan bahwa yang tertarik pada mesin itu sedikit saja sehingga penggunaannya pun dihentikan.

Riwayat hidup Luther Simjian (1905-1997) juga tak kalah menarik. Penemu kelahiran Turki, 28 Januari 1905, ini belajar ilmu kedokteran, tetapi yang jadi minat sepanjang hidupnya adalah fotografi. Tahun 1934, Simjian pindah ke New York.

Kini, Simjian dikenal sebagai penemu Bankmatic ATM meski penemuan besar pertamanya yang bernilai komersial adalah terkait dengan kamera.

ATM modern

Dari riwayat di atas kita tahu bahwa lebih dari seperempat abad setelah kegagalan mesin Simjian, muncul mesin yang dipelopori oleh John Shepherd-Barron yang kemudian dianugerahi bintang Order of the British Empire tahun 2005. Mesin ini menerima voucher sekali pakai dan mengeluarkan amplop yang berisi uang 10 pound.

Adapun nomor pengenal diri (personal identification number/PIN) yang kita kenal sekarang ini mulai muncul pada karya James Goodfellow. PIN dimaksudkan untuk membatasi akses ke akun nasabah. Sebelum tiba pada PIN, Goodfellow sempat menjajaki metode identifikasi lain, termasuk sidik jari, pengenalan suara, dan pola retina (Melihat riwayat ini, PIN menjadi pilihan. Namun, kini PIN justru dilihat sebagai salah satu titik rawan).

Lalu apa sumbangan Donald Wetzel? Ahli dari Docutel Corp yang berbasis di Texas ini mengembangkan ATM berjaringan pertama, yang dikenal sebagai Docuteller, tahun 1968. Tahun 1969, Chemical Bank of New York mulai menggunakan teknologi ini, yang lalu dipatenkan pada tahun 1973.

Apabila tahun 2006 sudah 1,5 juta mesin ATM digunakan di seluruh dunia, kini—dengan industri perbankan yang makin meluas—dipastikan jumlah ATM sudah meningkat pesat.

Hanya saja, meluasnya penggunaan ATM disertai pula dengan berkembangnya kejahatan. Pembajakan identitas nasabah yang dikenal dengan skimming, oleh pakar pencurian identitas, Robert Siciliano, dalam artikelnya (9/9/09, Goodreads Inc) menjadi salah satu kejahatan dalam industri keuangan yang berkembang paling cepat. Laporan Asosiasi Industri ATM melaporkan, di seluruh dunia setiap tahunnya ada kehilangan senilai 1 miliar dollar AS dari penyalahgunaan kartu kredit dan kejahatan elektronik terkait dengan ATM.

Skimming dapat terjadi melalui sejumlah cara. Yang paling umum adalah ketika penjaga toko mengambil kartu pelanggan dan menggeseknya dengan alat yang mengopi informasi dari lajur magnetik kartu. Pencuri juga bisa mengopi data pada kartu kosong atau kartu ”putih”.

Di ATM tanpa penjagaan, alat pencuri identitas ini bisa terpasang tanpa disadari oleh nasabah bank. Selain alat yang disebut skimmer ini, ada pula kamera tersembunyi.

Dialektika teknologi

Pada era yang diliputi pelbagai tantangan ini, pihak bank tentu saja wajib meningkatkan pengamanan ATM. Namun, di pihak nasabah, peningkatan kewaspadaan pun harus menjadi sikap baru.

Di ATM, nasabah harus mengamati apakah ada alat skimming yang biasanya menonjol (lebih besar sedikit) dari selot normal. Manakala melihat ada hal yang mencurigakan, nasabah sebaiknya mengurungkan penggunaan ATM dan melapor kepada otoritas terkait.

Sambil menunggu lahirnya kartu baru berteknologi cip yang lebih aman, yang sering disebut sebagai smart card, pengguna ATM kini dihadapkan pada tantangan baru. Tantangan ini muncul karena rupanya alat skimming dewasa ini dijual secara leluasa.

Inilah risiko pemanfaatan teknologi. Apakah dengan itu lalu orang harus kembali ke transaksi di era pra-ATM? Jawabnya tentu ”tidak”. Namun, sikap baru—saksama dan rajin membaca literatur untuk memahami cara pengamanan—harus menyertai pemanfaatan teknologi modern.

Oleh: Nino Leksono, Kompas.com





Komentar oleh anonym, 27 Jan 2010, 09:38 am
perlu adanya pembelajaran kepada masyarakat mengenai seluk beluk keamanan ATM, masih banyak masyarakat awam belum tahu seperti apa bentuk alat ATM skimming itu

Komentar oleh hmm, 27 Jan 2010, 09:36 am
up

Nama:
E-mail: (will not shown)
Smile: smile wink confused embarrassed tongue omg laughing sad angry cry ugly shade innocent devil email phone cake up 


Masukkan/Tulis angka/huruf berikut :
Security Image   


Berita Lainnya

TryOut gratis online internet diluncurkan -- 17 Mar 2010 | dilihat: 12 kali | 0 komentar
ATM, ditemukan Simjian -- 27 Jan 2010 | dilihat: 65 kali | 2 komentar
Aman pakai kartu cip daripada ATM -- 27 Jan 2010 | dilihat: 56 kali | 0 komentar
SMPN 41 Jakarta Persiapkan Diri Menuju RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) -- 26 Jan 2010 | dilihat: 270 kali | 1 komentar
Jadwal Pelajaran Kelas VII - IX, Tahun Ajaran 2009/2010 -- 18 Jan 2010 | dilihat: 73 kali | 0 komentar
Jadwal Pendalaman Materi Putaran III, Tahun Ajaran 2009 - 2010 -- 18 Jan 2010 | dilihat: 76 kali | 0 komentar
Teladan Bangsa yang Terpinggirkan -- 15 Jul 2009 | dilihat: 38 kali | 0 komentar
Antri Ratusan Orang untuk Dapatkan Buku Baru -- 15 Jul 2009 | dilihat: 58 kali | 2 komentar
ISCO: Sekolah Gratis, Tak Perlu Embel-embel Apapun -- 15 Jul 2009 | dilihat: 41 kali | 1 komentar
Indonesia Menjadi Pusat Pelatihan Guru se-ASEAN -- 15 Jul 2009 | dilihat: 30 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 3 4 ) Selanjutnya

Majalah Dinding

Lapisan Kutub Selatan bagian Barat Tidak Stabil -- 27 Jan 2010 | dilihat: 35 kali | 0 komentar
Sedikitnya 15 situs kubur batu ditemukan -- 27 Jan 2010 | dilihat: 76 kali | 1 komentar
Bunga Raflesia dipotong kelopaknya satu -- 27 Jan 2010 | dilihat: 80 kali | 3 komentar
WHO, 28 Juli hari Hepatitis Dunia -- 27 Jan 2010 | dilihat: 28 kali | 0 komentar
Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta -- 21 Sep 2009 | dilihat: 88 kali | 6 komentar
Pohon Sintetis Serap CO2 1.000 Kali Lebih Cepat -- 15 Jul 2009 | dilihat: 19 kali | 0 komentar
Siap-siap, Rasakan Peluncuran Apollo 11 Lewat Internet -- 15 Jul 2009 | dilihat: 23 kali | 0 komentar
Laut Asam, Telinga Bertambah Besar -- 15 Jul 2009 | dilihat: 25 kali | 0 komentar
Manusia Belum Pernah Mendarat di Bulan? -- 15 Jul 2009 | dilihat: 35 kali | 0 komentar
Pendaratan di Bulan: Akal Sehat Vs Teori Konspirasi -- 15 Jul 2009 | dilihat: 32 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 ) Selanjutnya