Browser Anda tidak mendukung Javascript, pastikan enable javascript browser Anda.
Gapai Visi
hadapi
Era Globalisasi

Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta By Dennis:

quote (praditya firmansyah):

saya juga punya


alamat websitenya apaan?


Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta By Dennis:
quote (praditya firmansyah):

saya juga punya


bo'ong


Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta By praditya firmansyah:
quote (Dennis):

ini URL :dennisislam.wordpress.com/

alah gaya aja loe MeNtAng-MentaNG nIlaI lu tinnhgI


Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta By praditya firmansyah: confused omg laughing saya juga punya ugly shade devil

Blog siswa/siswi SMPN 41 Jakarta By news41:
quote (Dennis):

ini URL :dennisislam.wordpress.com/


mantab smile up



<<     Juli 2010     >>
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
    
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31



Online Board


Pohon Sintetis Serap CO2 1.000 Kali Lebih Cepat

15 Jul 2009 oleh Tim Berita | dilihat: 9 kali | 0 komentar

Para ilmuwan telah merancang pohon sintetis yang bisa menangkap karbondioksida dari udara sebagai upaya untuk melawan peningkatan emisi karbon. "Pohon" ini bentuknya lebih mirip bangunan kecil daripada pohon, tapi bisa menyerap karbon 1.000 kali lebih cepat daripada pohon asli.

Satu pohon sintetis bisa menyerap satu ton karbondioksida per hari, setara dengan jumlah rata-rata yang dikeluarkan 20 mobil. Setelah disimpan dalam satu bilik, karbon tersebut akan dipadatkan dan disimpan dalam bentuk cairan untuk kemudian diuraikan.

Profesor Klaus Lackner dari Universitas Colombia telah mengerjakan konsep ini sejak tahun 1998. Ia belakangan bertemu dengan pejabat Departemen Energi Amerika Serikat, Steven Chu, untuk membahas perkembangan proyek ini. Lewat perusahaannya yang bermarkas di Tucson, Global Research Technologies, Lackner telah membuat model awal dan berharap bisa menghasilkan prototipe sempurna dalam 3 tahun ini.

Seperti dijelaskan Lackner, teknologi yang dipakai pohon sintetis ini mirip dengan yang biasa digunakan untuk menyerap karbondioksida dari cerobong asap di pertambangan batu bara. Bedanya, alat ini bisa digunakan di mana saja. Menurut Lackner, separuh dari total emisi karbon berasal dari sumber-sumber yang berukuran relatif kecil, termasuk mobil dan pesawat terbang, dan biasanya hampir tidak mungkin untuk diserap. Namun karena karbondioksida dalam udara biasanya sangat terkonsentrasi, alat yang dibutuhkan untuk menyerapnya juga bisa berukuran kecil.

Harapan Lackner adalah membuat pohon sintetis ini agar efisien untuk ukurannya. Dibandingkan dengan jumlah emisi karbondioksida yang bisa dihindarkan dengan penggunaan kincir angin besar, sebuah pohon sintetis dengan ukuran yang sama bisa menyerap karbondioksida ratusan kali lebih banyak.

Untuk membuat satu pohon sintetis dibutuhkan dana hingga 30.000 dollar AS, sebagian besar karena penggunaan teknologi untuk melepaskan karbondioksida dari penghisap gas. Sebagai tambahan, karena membutuhkan energi untuk beroperasi, maka alat ini sendiri juga menghasilkan karbondioksida jika dihubungkan dengan sumber tenaga. Menurut kalkulasi Lackner, untuk setiap 1.000 kg karbondioksida yang diserap, "pohon" ini akan menghasilkan 200 kg sehingga total karbondioksida yang sesungguhnya diserap adalah 800 kg.

 

Jakarta, Kompas
M4-09




Nama:
E-mail: (will not shown)
Smile: smile wink confused embarrassed tongue omg laughing sad angry cry ugly shade innocent devil email phone cake up 


Masukkan/Tulis angka/huruf berikut :
Security Image   


Another News

Booming IT Harus Dimanfaatkan Sektor Pendidikan -- 28 Jul 2010 | dilihat: 3 kali | 0 komentar
BPPT Desain Kompor Gas yang Lebih Aman -- 28 Jul 2010 | dilihat: 3 kali | 0 komentar
Anomali Cuaca, Hujan sampai November -- 28 Jul 2010 | dilihat: 4 kali | 0 komentar
LIPI Gelar Ekspose Keanekaragaman Hayati -- 28 Jul 2010 | dilihat: 5 kali | 0 komentar
Satu Orang Tanam 60 Pohon -- 28 Jul 2010 | dilihat: 3 kali | 0 komentar
Informasi Program Akselerasi dan Bilingual SMP Negeri 41 Jakarta 2010 - 2011 -- 19 Jun 2010 | dilihat: 402 kali | 1 komentar
INFORMASI PPDB-REAL TIME ONLINE SMP NEGERI DKI JAKARTA TH. 2010 -- 09 Jun 2010 | dilihat: 519 kali | 17 komentar
PENGUMUMAN KELULUSAN PESERTA UJIAN NASIONAL/UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2009-2010 -- 07 May 2010 | dilihat: 232 kali | 15 komentar
UN Masih Diwarnai Kesalahan -- 30 Mar 2010 | dilihat: 95 kali | 2 komentar
Indonesia - Jepang Bekerjasama Reduksi Bahaya Gempa -- 24 Mar 2010 | dilihat: 40 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 3 4 5 ) Selanjutnya

Online Board

Penentuan Waktu Mesir Kuno -- 28 Jul 2010 | dilihat: 5 kali | 0 komentar
Murid SMP Menemukan Goa di Planet Mars -- 28 Jul 2010 | dilihat: 3 kali | 0 komentar
Primata yang dianggap punah, ditemukan -- 28 Jul 2010 | dilihat: 5 kali | 0 komentar
Investasi Untuk Bumi, Saatnya Adopsi Pohon -- 24 Mar 2010 | dilihat: 17 kali | 0 komentar
Robot Jurnalis Bisa Mengambil Gambar Hingga mem-Publish Informasi -- 24 Mar 2010 | dilihat: 13 kali | 0 komentar
Siswa Pingsan, Takut Tidak Lulus UN -- 21 Mar 2010 | dilihat: 50 kali | 0 komentar
Lapisan Kutub Selatan bagian Barat Tidak Stabil -- 27 Jan 2010 | dilihat: 14 kali | 0 komentar
Sedikitnya 15 situs kubur batu ditemukan -- 27 Jan 2010 | dilihat: 40 kali | 1 komentar
Bunga Raflesia dipotong kelopaknya satu -- 27 Jan 2010 | dilihat: 27 kali | 4 komentar
WHO, 28 Juli hari Hepatitis Dunia -- 27 Jan 2010 | dilihat: 13 kali | 0 komentar

Sebelumnya ( 1 2 3 ) Selanjutnya